Skip to content

Repository files navigation

Bangkok Airbnb Spatial & Performance Analysis: Uncovering the "Golden Spot"

Link Tableau: https://public.tableau.com/app/profile/imam.mulyana/viz/AirbnbListingsinBangkok/MainDashboard?publish=yes

1. Deskripsi Proyek

Proyek ini adalah analisis berbasis Data Science untuk membongkar faktor penentu harga (pricing) dan tingkat okupansi (occupancy) pada pasar Airbnb di Bangkok. Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk memaksimalkan profitabilitas bagi investor melalui strategi spasial berbasis data.

2. Latar Belakang

Lonjakan pariwisata pascapandemi di Bangkok memicu persaingan lebih dari 15.000 listing Airbnb, menciptakan ketimpangan pasar di mana fasilitas premium tidak lagi menjamin tingginya tingkat hunian. Oleh karena itu, pendekatan analisis data spasial untuk mengukur dampak strategis jarak ke pusat kota (CBD), akses transportasi, dan destinasi wisata menjadi sangat krusial guna memecahkan paradoks tersebut dan merumuskan strategi optimalisasi okupansi

3. Problem Statement

" Bagaimana pengaruh jarak ke pusat kota, akses transportasi umum, dan destinasi wisata terhadap performa listing? "

4. Dataset

Data yang digunakan merupakan kombinasi dari 3 dataset yaitu Airbnb Listing Bangkok, Public Transpotation Bangkok, dan Destination Bangkok. Dimana dalam berbagai proses explorasi berhasil bertambah beberapa data juga. Final Data:

No Feature Description
1 id_listing ID unik untuk setiap properti (listing) di Airbnb
2 listing_name Judul atau nama properti yang ditampilkan kepada calon tamu
3 id_host ID unik dari pemilik properti (host)
4 host_name Nama panggilan pemilik properti
5 neighbourhood Area, distrik, atau wilayah administratif tempat properti berada
6 latitude_listing Titik koordinat lintang dari lokasi properti
7 longitude_listing Titik koordinat bujur dari lokasi properti
8 room_type Kategori ruangan yang disewakan (Entire home/apt, Private room, Hotel Room, Shared room)
9 price Harga sewa properti per malam
10 minimum_nights Syarat jumlah malam minimal bagi tamu untuk dapat melakukan pemesanan
11 number_of_reviews Total ulasan kumulatif yang pernah diterima properti
12 last_review_date Tanggal ketika tamu terakhir kali memberikan ulasan
13 reviews_per_month Rata-rata jumlah ulasan yang diterima properti setiap bulan (indikator tingkat okupansi)
14 host_listings_count Total jumlah properti yang dikelola oleh satu host yang sama
15 availability_days_365 Jumlah hari kalender properti tersedia untuk disewa dalam 1 tahun ke depan
16 number_of_reviews_last_12_months Jumlah ulasan yang diterima properti dalam 12 bulan terakhir
17 dist_to_cbd_km Jarak garis lurus dari properti ke pusat kota / CBD dalam km
18 min_dist_to_transit_km Jarak terdekat dari properti ke stasiun transportasi umum terdekat dalam km
19 transit_count_1km Jumlah stasiun transportasi umum dalam radius 1 km dari properti
20 nearest_transit_name Nama stasiun transportasi umum terdekat
21 nearest_transit_service Jenis atau penyedia layanan transportasi terdekat (ARL, BTS, MRT)
22 nearest_transit_line Rute spesifik dari layanan transportasi terdekat
23 nearest_transit_lat Koordinat lintang stasiun transportasi terdekat
24 nearest_transit_lon Koordinat bujur stasiun transportasi terdekat
25 min_dist_to_destination_km Jarak terdekat properti ke wisata atau area komersial utama (km)
26 destination_count_3km Jumlah wisata/komersial dalam radius 3 km dari properti
27 nearest_destination_name Nama lokasi wisata/komersial terdekat
28 nearest_destination_lat Koordinat lintang destinasi wisata terdekat
29 nearest_destination_lon Koordinat bujur destinasi wisata terdekat
30 host_type Klasifikasi tipe host
31 days_since_last_review Jumlah hari sejak ulasan terakhir hingga data diambil
32 listing_activity Kategori aktivitas listing di platform
33 has_transit_keyword Boolean (True/False) apakah judul listing mengandung kata kunci transportasi
34 has_luxury_keyword Boolean (True/False) apakah judul listing mengandung kata kunci mewah
35 availability_tier Klasifikasi ketersediaan properti
36 cbd_radius_tier Pengelompokan area berdasarkan jarak ke CBD
37 is_walkable_trans Boolean apakah stasiun terdekat dapat ditempuh dengan berjalan kaki (≤ 0.5 km)
38 transit_radius_tier Kategori jarak properti ke stasiun transportasi
39 destination_radius_tier Kategori jarak properti ke destinasi wisata

5. Proses

Proses yang dilakukan secara umum:

  • Business Understanding
  • Data Understanding
  • Exploratory Data Analysis
  • Uji Normalitas
  • Uji Hipotesis

6. Library

Library yang digunakan:

No Library Description
1 pandas Library untuk manipulasi dan analisis data berbentuk tabel, seperti membaca, membersihkan, dan mengolah dataset
2 numpy Library untuk komputasi numerik dan operasi array, termasuk fungsi matematika yang digunakan dalam perhitungan seperti Haversine
3 missingno Library untuk visualisasi data yang hilang (missing values) dalam dataset
4 matplotlib Library dasar untuk membuat visualisasi data seperti grafik, plot, dan chart
5 seaborn Library visualisasi data berbasis matplotlib yang menyediakan grafik statistik yang lebih informatif dan estetis
6 math Library standar Python yang menyediakan fungsi matematika dasar
7 plotly Library untuk membuat visualisasi data interaktif seperti grafik interaktif dan dashboard
8 scipy.stats.normaltest Fungsi dari SciPy untuk melakukan uji normalitas data
9 scipy.stats.kruskal Fungsi dari SciPy untuk melakukan uji statistik non-parametrik Kruskal-Wallis

7. Kesimpulan

Performa listing Airbnb di Bangkok ditentukan oleh 3 faktor utama lokasi:

  1. Area CBD (0–2 km) punya harga tinggi (1.800 THB) tapi okupansi rendah (0.50). Sebaliknya, City Center (2–5 km) jadi “zona emas” dengan okupansi lebih tinggi (0.69) dan harga lebih seimbang (1.698 THB). Wisatawan lebih memilih keseimbangan antara harga dan manfaat dibanding prestise lokasi inti CBD.
  2. Akses ≤500 m ke transportasi umum menaikkan okupansi dan harga. Area walkable stabil dengan nilai okupansi 0.86 dan harga 1.679 THB, sementara titik interchange seperti Asok unggul dengan niali 1.48 booking dan harga 2.382 THB. Wisatawan lebih memprioritaskan mobilitas cepat dibanding lokasi ramai tanpa akses transit.
  3. Kedekatan dengan pusat wisata (≤1 km) jadi faktor kunci yang membuat properti lebih kompetitif, host bisa memasang harga premium sekitar 2.051 THB sambil tetap menjaga okupansi tinggi sekitar 93% di atas rata-rata. Area ini menjadi “zona aman” investasi karena permintaan stabil wisatawan lebih memprioritaskan akses cepat ke wisata dibanding fasilitas properti
  4. Strategi yang berfokus pada margin (harga premium) paling optimal dijalankan pada properti di sekitar Central World atau pusat CBD. Sebaliknya, strategi yang berfokus pada Volume (tingkat okupansi) menuntut kedekatan dengan stasiun BTS/MRT. Pada akhirnya lokasi strategis adalah fondasi utama, namun optimasi Judul Listing (SEO), tipe kamar, kepadatan tempat wisata, fasilitas dan jenis durasi bisa menjadi pengaruh lain diluar faktor spasial atau jarak

1776956765378

1776956801323

About

Proyek data analis spasial yang menganalisis 15 ribu+ listing Airbnb Bangkok untuk menemukan area "Golden Spot" guna mengoptimalkan harga, okupansi, dan profitabilitas investasi.

Topics

Resources

Stars

0 stars

Watchers

0 watching

Forks

Releases

Packages

Contributors

Languages